admin July 2, 2020
Macam-Macam Jenis Makanan Eropa Yang Cocok Dengan Lidah Orang Indonesia

Berita Terbaru Kuliner Nyatanya beragam makanan khas Indonesia merupakan peninggalan dari bangsa Eropa ketika zaman penjajahan. Contohnya kroket, rolade, panada, dan masih banyak lainnya. Hal tersebut membuktikan jika lidah orang Indonesia sudah gak asing lagi dengan makanan khas Eropa. Contohnya beberapa kuliner berikut ini. Tidak hanya lezat, tapi juga ramah dengan lidah orang Indonesia. Benarkah? Berikut ulasannya :

 

Macam-Macam Jenis Makanan Eropa Yang Cocok Dengan Lidah Orang Indonesia

 

 

1. Kibbeling
Irisan bawang putih, mayones, dan saus tartar adalah beberapa pelengkap yang biasa dipilih untuk melengkapi kenikmatan kibbeling. Makanan yang populer juga sebagai street food ini merupakan potongan ikan segar tanpa duri yang dibalut ke dalam adonan tepung dan digoreng kering.

2. Schnitzel
Schnitzel bisa dibilang katsu-nya Eropa. Karena irisan daging yang telah dibumbui, diselimuti dengan tepung roti hingga merata ke seluruh permukaan daging lalu digoreng.

Schnitzel biasa disajikan dengan potongan lemon supaya memberi sensasi rasa segar ketika menyantapnya.

Daging untuk membuat schnitzel juga beragam disesuaikan dengan selera penikmatnya. Bisa daging ayam, sapi, atau babi.

3. Polskie nalesniki
Polskie nalesniki adalah crepes yang terbuat dari tepung, susu, telur, garam, gula, dan mentega serta dilengkapi dengan isian yang memiliki rasa manis atau gurih lalu digulung.

Untuk isian manis sendiri biasanya terdiri dari selai atau potongan buah-buahan. Sedangkan untuk isian gurih, dapat diisi dengan keju, daging, jamur, atau sauerkraut.

4. Tarteletter
Populer sebagai kudapan pendamping teh, tarteletter adalah kue tart yang memiliki isi berupa adonan asparagus putih, kaldu, dan potongan dadu daging ayam.

Renyah di luar dan gurih di dalam, tarteletter disajikan pula dengan irisan daun peterseli sebagai topping.

5. Scampi buzara
Kamu yang biasa menikmati udang saus padang atau udang goreng. Sekali-kali cobalah menikmati scampi buzara.

Scampi buzara terbuat dari udang yang dimasak tumis bersama pasta tomat beserta bumbu, tepung roti dan wine.

Bagi kamu yang tidak mengonsumsi wine atau minim anggaran untuk membelinya. Verjus dapat dijadikan sebagai alternatif pengganti wine.

6. Papanasi
Saat sedang santai di rumah atau menyaksikan tontonan favorit di rumah, papanasi bisa dijadikan sebagai teman yang memuaskan lidah.

Papanasi tak lain adalah roti goreng atau semacam donat yang diselimuti dengan krim serta selai blueberry atau sejenisnya.

7. Kure na paprice
Meski terkenal sebagai bangsa yang tidak sering mengonsumsi nasi. Siapa sangka? Ada olahan khas Eropa yang cocok banget dijadikan sebagai lauk pendamping nasi putih hangat yaitu kure na paprice.

Kuliner ini hampir mirip dengan kare raisu khas Jepang, yang terbuat dari daging ayam dan saus kari. Hanya saja, saus kure na paprice menggunakan kaldu, krim, tepung, mentega, lada, dan garam sebagai racikan adonan sausnya.

Demikianlah beberapa kuliner khas Eropa yang ramah dengan lidah orang Indonesia. Dari yang telah disebutkan tadi, kamu tertarik membuat yang mencoba yang mana nih?

Semoga artikel ini bermanfaat untukmu ya !

Leave a comment.

Your email address will not be published. Required fields are marked*